
SIAPS.CO – Kementerian Kehutanan bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar sosialisasi dan workshop penyusunan Rencana Kerja (Renja) subnasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di Wamena, 21–22 April 2026. Kegiatan ini menandai Papua Pegunungan sebagai provinsi terakhir dalam penyusunan dokumen tersebut.
Staf Ahli Menteri Kehutanan, Prof. Dr. Haruni Krisnawati, menegaskan workshop ini menjadi penghubung antara komitmen iklim nasional dan implementasi di daerah. Ia mengingatkan, sejak meratifikasi Paris Agreement pada 2016, Indonesia menargetkan penurunan emisi 29 persen secara mandiri dan hingga 41 persen dengan dukungan internasional pada 2030.
Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Wasuok Demianus Siep, menyebut wilayahnya memiliki potensi besar berkat hutan yang masih luas dan terjaga. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung target nasional melalui kebijakan berkelanjutan dan kolaborasi multipihak.
Workshop juga membahas isu strategis seperti penguatan kelembagaan KPH, pengendalian karhutla, rehabilitasi lahan, hingga pemberdayaan masyarakat. Melalui langkah ini, Papua Pegunungan diharapkan mampu berkontribusi signifikan dalam menekan emisi sekaligus menjaga kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat.