
SIAPS.CO – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Mahfudz meresmikan program “Kemenhut Ramah Hewan” di lingkungan kantor Kementerian Kehutanan. Program ini bertujuan menata keberadaan kucing liar agar lebih tertib, menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan satwa.
Peresmian ditandai dengan peluncuran 10 titik stray feeding spot bertajuk “Tempat Traktir Kucing” yang tersebar di sejumlah area kantor. Titik-titik tersebut disediakan sebagai lokasi khusus pemberian pakan agar lebih terarah dan tetap menjaga kebersihan lingkungan kerja.
Program ini juga disertai kegiatan sterilisasi, trap-neuter-release (TNR), serta vaksinasi rabies bagi kucing liar di sekitar kawasan kantor. Sebanyak 100 kucing jantan mendapat layanan sterilisasi gratis, sementara 100 kucing lainnya divaksinasi rabies untuk menjaga kesehatan satwa dan lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk DPRD Provinsi DKI Jakarta, komunitas pecinta hewan, tenaga medis hewan, serta pegawai Kementerian Kehutanan yang ikut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah satwa.
Dalam sambutannya, Raja Juli Antoni menegaskan bahwa kepedulian terhadap satwa dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan terdekat.
“Hal-hal besar sering dimulai dari langkah kecil. Jika ingin melindungi satwa dan lingkungan, kita bisa memulainya dari tempat kita sendiri, termasuk di lingkungan Kementerian Kehutanan,” ujarnya.
Melalui program ini, Kementerian Kehutanan berharap dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah maupun masyarakat untuk mengelola kucing liar secara bertanggung jawab, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara manusia, satwa, dan alam **